Makalah tentang Website dan Internet beserta Manfaat bagi pendidikan

MAKALAH TENTANG WEBSITE DAN INTERNET

BAB I
PENDAHULUAN

A.      Latar Belakang
Tidak bias di pungkiri kita tidak bias lepas di dunia internet. Intrnet sangat berperan dalam kehidupan manusia abad ini. Dengan adanya internet manusia dapat terbantu, apalagi bagi mereka yang mempunyai mobilitas tinggi.
Di internet kita dapat melakukan berbagai hal, mulai dari mencari informsi ter up to date hingga mengeluarkan ide.Salah satunya dengan menggunakan website.
Website atau situs juga dapat diartikan sebagai kumpulan halaman yang menampilkan informasi data teks, data gambar diam atau gerak, data animasi, suara, video dan atau gabungan dari semuanya, baik yang bersifat statis maupun dinamis yang membentuk satu rangkaian bangunan yang saling terkait dimana masing-masing dihubungkan dengan jaringan-jaringan halaman (hyperlink). Bersifat statis apabila isi informasi website tetap, jarang berubah, dan isi informasinya searah hanya dari pemilik website. Bersifat dinamis apabila isi informasi website selalu berubah-ubah, dan isi informasinya interaktif dua arah berasal dari pemilik serta pengguna website.
Selain itu webside juga memiliki manfaat yaitu, meningkatkan harga diri kita selangkah lebih maju dari orang yang belum mempunyai website, menyebarkan ide anda pada orang lain(seluruh dunia), menjual ide anda( jika orang tertarik dengan ide kita maka, ide tersebut dapat menghasilkan uang), melayani kepuasan para fans, dan mempunyai potensi teman lebih banyak.

B.     Tujuan
1.      Memahami pengertian Internet
2.      Memahami Pengertian Website
3.      Manfaat Website Sebagai Informasi


BAB II
PEMBAHASAN
A.          Pengertian Internet
Internet merupakan gabungan dari kata Interconnection dan  Networking. Sehingga Internet dapat diartikan sebagai hubungan sejumlah komputer dengan berbagai spesifikasi tertentu membentuk sistem jaringan seluruh dunia (jaringan komputer global). Sedangkan yang mengatur integrasi dan komunikasi jaringan komputer ini adalah protokol-protokol yang umum disebut TCP/IP.
TCP (Transmission Control Protocol) yang memastikan bahwa semua hubungan kerja dengan benar sedangkan IP (Internet Protocol) yang mentransmisikan data dari satu komputer ke komputer ini. TCP/IP secara umum antara lain berfungsi untuk memilih rute terbaik transmisi data, memlih rute alternatif jika suatu rute tidak dapat digunakan, mengatur dan mengirimkan paket-paket pengirim data, dan lain-lain. Untuk dapat mempergunakan Internet harus ada suatu ISP (Internet Service Provider) sebagai Penyelenggara Jasa Internet. Dengan memanfaatkan Internet, pemakai komputer di seluruh dunia dimungkinkan untuk saling berkomunikasi dan memakai bersama informasi.
Selain harus ada ISP (Internet Service Provider) sebagai Penyelenggara Jasa Internet, untuk dapat mengakses perlu menggunakan suatu program aplikasi yang ada di dalam komputer seperti Windows, Linux, Mac, FreeBSD. Pada setiap sistem operasi tersebut terdapat protokol TCP/IP yang memungkinkan terjalinnya komunikasi.
Protokol TCP/IP tidak hanya ada pada sistem operasi saja. Pada kenyataanya, setiap perangkat keras yang terhubung dalam jaringan pasti mendukung penggunaan TCP/IP.

B.     Sejarah Internet
Internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada tahun1969, melalui proyek ARPAyang disebutARPANET (Advanced Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana denganhardwaredan software komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon. Proyek ARPANET merancang bentuk jaringan, kehandalan, seberapa besar informasi dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang mereka tentukan menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP(Transmission Control Protocol/Internet Protocol).
Tujuan awal dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer. Pada saat itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) membuat sistem jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan.
Pada mulanya ARPANET hanya menghubungkan 4 situs saja yaitu Stanford Research InstituteUniversity of CaliforniaSanta BarbaraUniversity of Utah, di mana mereka membentuk satu jaringan terpadu pada tahun 1969, dan secara umum ARPANET diperkenalkan pada bulanOktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitasdi negara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya.
Oleh sebab itu ARPANET dipecah manjadi dua, yaitu "MILNET" untuk keperluan militer dan "ARPANET" baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi Internet.

1.      SEJARAH INTERNET DUNIA
Sejarah Internet dimulai pada tahun 60-an, yaitu ketika Levi C. Finch dan Robert W. Taylor mulai melakukan penelitian tentang jaringan global dan masalah interoperabilitas. Selanjutnya, beberapa program penelitian mulai dilakukan untuk melihat mekanisme pengaitan jaringan-jaringan yang berbeda secara fisik. Salah satu solusi yang muncul dari penelitian-penelitian tersebut adalah teknik packet switching. Pada teknik packet switching, data atau file berukuran besar yang akan dikirim melalui jaringan komputer terlebih dahulu dipotong menjadi paket kecil-kecil agar lebih mudah ditangani dan lebih Andal. Peneliti utama dalam pengembangan packet switching ini adalah Donald Davies (NPL), Paul Baran (RAND Corporation), Leonard Kleinrock dan kawan-kawan (MIT) dan UCLA Research Programs.
Pada tahun 1969, Robert Taylor yang baru dipromosikan sebagai kepala kantor pemrosesan informasi di DARPA (Badan Riset Angkatan Bersenjata Amerika Serikat) bermaksud mengimplementaskan ide untuk membuat sistem jaringan yang saling terhubung. Bersama Larry Robert dari MIT, Robert Taylor memulai proyek yang kemudian dikenal sebagai ARPANET. Sambungan pertama ARPANET terbentuk antara University of California, Los Angeles (UCLA) dan Stanford Research Institute (SRI) pada jam 22:30 tanggal 29 Oktober 1969. Pada tanggal 5 Desember 1969, ada dua jaringan lagi yang yang bergabung, yakni University of Utah dan University of California, Santa Barbara sehingga total terdapat empat (4) simpul jaringan. ARPANET yang berbasis pada teknologi ALOHAnet berkembang sangat cepat. Pada tahun 1981, jumlah simpul yang tersambung menjadi 213.

        Selain jaringan untuk penelitian seperti ARPANET dan X.25, para hobbiis komputer juga mengembangkan teknik jaringan sendiri yang kemudian cukup populer, yaitu UUCP. Masalah terbesar pada teknik ini adalah bagaimana supaya berbagai jenis peralatan jaringan, seperti telepon, radio, kabel LAN yang secara fisik sangat berbeda dapat berkomunikasi satu sama lain. Keberagaman media fisik jaringan mendorong pengembangan tatacara komunikasi (protokol komunikasi) yang mampu melakukan internetworking, sehingga banyak jaringan kecil dapat saling tersambung menjadi satu menjadi jaringan komputer maha besar.

          Kumpulan tata cara komunikasi atau protokol Internet memungkinkan jaringan komputer dibangun menggunakan saluran fisik yang berbeda. Dalam bahasa yang sederhana, komputer yang terhubung menggunakan telepon, dapat berkomunikasi dengan komputer yang tersambung ke jaringan LAN maupun jaringan radio. Hal ini mendorong terjadinya inter-network (antar jaringan) secara global yang kemudian hari kita kenal sebagai “Internet”.
Selain protokol Internet, hal lain yang tidak kalah penting dalam perkembangan Internet adalah metode pengalamatan di Internet. Jon Postel dari Information Science Institute (ISI) di University of Southern California (USC) adalah orang yang sangat berjasa di balik berbagai alokasi alamat IP Internet, manajemen Domain Name System (DNS), tipe media, dan berbagai alokasi nomor untuk tata cara komunikasi penting di Internet. Hingga wafatnya pada tanggal 16 Oktober 1998, Jon Postel mengelola Internet Assigned Numbers Authority (IANA). Pada tanggal 21 Juli 1998, Jon Postel memperoleh Silver Medal dari International Telecommunications Union (ITU) atas jasa-jasanya membangun Internet di dunia. Saat ini, IANA dioperasikan oleh Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN).
Komersialisasi dan privatisasi Internet mulai terjadi pada tahun 1980-an di Amerika Serikat dengan di ijinkannya Internet Service Provider (ISP) untuk beroperasi. Internet mulai booming pada tahun 1990-an. dan menjadi kunci pemicu perubahan dalam budaya dan dunia usaha. Internet menawarkan pola komunikasi cepat menggunakan e-mail, diskusi bebas di forum, dan Web.

2.      PERKEMBANGAN INTERNET
Internet telah membuat revolusi baru dalam dunia komputer dan dunia komunikasi yang tidak pernah diduga sebelumnya. Beberapa Penemuan telegram, telepon, radio, dan komputer merupakan rangkaian kerja ilmiah yang menuntun menuju terciptanya Internet yang lebih terintegrasi dan lebih berkemampuan dari pada alat-alat tersebut. Internet memiliki kemampuan penyiaran ke seluruh dunia, memiliki mekanisme diseminasi informasi, dan sebagai media untuk berkolaborasi dan berinteraksi antara individu dengan komputernya tanpa dibatasi oleh kondisi geografis.
Internet merupakan sebuah contoh paling sukses dari usaha investasi yang tak pernah henti dan komitmen untuk melakukan riset berikut pengembangan infrastruktur teknologi informasi. Dimulai dengan penelitian packet switching (paket pensaklaran), pemerintah, industri dan para civitas academica telah bekerjasama berupaya mengubah dan menciptakan teknologi baru yang menarik ini.
Perkembangan Sejarah intenet dapat dibagi dalam empat aspek yaitu :
1.      Adanya aspek evolusi teknologi yang dimulai dari riset packet switching (paket pensaklaran) ARPANET (berikut teknologi perlengkapannya) yang pada saat itu dilakukan riset lanjutan untuk mengembangkan wawasan terhadap infrastruktur komunikasi data yang meliputi beberapa dimensi seperti skala,performannce/kehandalan, dan kefungsian tingkat tinggi.
2.      Adanya aspek pelaksanaan dan pengelolaan sebuah infrastruktur yang global dan kompleks.
3.      Adanya aspek sosial yang dihasilkan dalam sebuah komunitas masyarakat besar yang terdiri dari para Internauts yang bekerjasama membuat dan mengembangkan terus teknologi ini.
4.      Adanya aspek komersial yang dihasilkan dalam sebuah perubahan ekstrim namun efektif dari sebuah penelitian yang mengakibatkan terbentuknya sebuah infrastruktur informasi yang besar dan berguna. Internet sekarang sudah merupakan sebuah infrastruktur informasi global (widespread information infrastructure), yang awalnya disebut “the National (atau Global atau Galactic) Information Infrastructure” di Amerika Serikat. Sejarahnya sangat kompleks dan mencakup banyak aspek seperti teknologi, organisasi, dan komunitas. Dan pengaruhnya tidak hanya terhadap bidang teknik komunikasi komputer saja tetapi juga berpengaruh kepada masalah sosial seperti yang sekarang kita lakukan yaitu kita banyak mempergunakan alat-alat bantu on line untuk mencapai sebuah bisnis elektronik (electronic commerce), pemilikan informasi dan berinteraksi dengan masyarakat.

C.    Pengertian Website
          Website adalah halaman informasi yang disediakan melalui jalur internet sehingga bisa diakses di seluruh dunia selama terkoneksi dengan jaringan internet. Website merupakan komponent atau kumpulan komponen yang terdiri dari teks, gambar, suara animasi sehingga lebih merupakan media informasi yang menarik untuk dikunjungi. Secara garis besar, website bisa digolongkan menjadi 3 bagian yaitu:
1.      Website Statis
2.      Website Dinamis
3.      Website Interaktif
        Sebuah situs web (sering pula disingkat menjadi situs saja; web sitesite) adalah sebutan bagi sekelompok halaman web (web page), yang umumnya merupakan bagian dari suatu nama domain (domain name) atau subdomain di World Wide Web (WWW) di Internet. WWW terdiri dari seluruh situs web yang tersedia kepada publik. Halaman-halaman sebuah situs web diakses dari sebuah URL yang menjadi “akar” (root), yang disebut homepage (halaman induk sering diterjemahkan menjadi “beranda”, “halaman muka”), dan biasanya disimpan dalam server yang sama. Tidak semua situs web dapat diakses dengan gratis. Beberapa situs web memerlukan pembayaran agar dapat menjadi pelanggan, misalnya situs-situs yang menampilkan pornografi, situs-situs berita, layanan surat elektronik (e-mail), dan lain-lain.
         Secara terminologi, website adalah kumpulan dari halaman-halaman situs, yang biasanya terangkum dalam sebuah domain atau subdomain, yang tempatnya berada di dalam World Wide Web (WWW) di Internet. Sebuah halaman web adalah dokumen yang ditulis dalam format HTML (Hyper Text Markup Language), yang hampir selalu bisa diakses melalui HTTP, yaitu protokol yang menyampaikan informasi dari server website untuk ditampilkan kepada para pemakai melalui web browser. Semua publikasi dari website-website tersebut dapat membentuk sebuah jaringan informasi yang sangat besar.
         Halaman-halaman dari website akan bisa diakses melalui sebuah URL yang biasa disebut Homepage. URL ini mengatur halaman-halaman situs untuk menjadi sebuah hirarki, meskipun, hyperlink-hyperlink yang ada di halaman tersebut mengatur para pembaca dan memberitahu mereka sususan keseluruhan dan bagaimana arus informasi ini berjalan.
          Beberapa website membutuhkan subskripsi (data masukan) agar para user bisa mengakses sebagian atau keseluruhan isi website tersebut. Contohnya, ada beberapa situs-situs bisnis, situs-situs e-mail gratisan, yang membutuhkan subkripsi agar kita bisa mengakses situs tersebut.
Pengertian Website
          Secara terminologi, website adalah kumpulan dari halaman-halaman situs, yang biasanya terangkum dalam sebuah domain atau subdomain, yang tempatnya berada di dalam World Wide Web (WWW) di Internet. Sebuah halaman web adalah dokumen yang ditulis dalam format HTML (Hyper Text Markup Language), yang hampir selalu bisa diakses melalui HTTP, yaitu protokol yang menyampaikan informasi dari server website untuk ditampilkan kepada para pemakai melalui web browser. Semua publikasi dari website-website tersebut dapat membentuk sebuah jaringan informasi yang sangat besar.
          Halaman-halaman dari website akan bisa diakses melalui sebuah URL yang biasa disebut Homepage. URL ini mengatur halaman-halaman situs untuk menjadi sebuah hirarki, meskipun, hyperlink-hyperlink yang ada di halaman tersebut mengatur para pembaca dan memberitahu mereka sususan keseluruhan dan bagaimana arus informasi ini berjalan.
          Beberapa website membutuhkan subskripsi (data masukan) agar para user bisa mengakses sebagian atau keseluruhan isi website tersebut. Contohnya, ada beberapa situs-situs bisnis, situs-situs e-mail gratisan, yang membutuhkan subkripsi agar kita bisa mengakses situs tersebut.

D.     Sejarah Website
      Penemu website adalah Sir Timothy John ¨Tim¨ Berners-Lee, sedangkan website yang tersambung dengan jaringan, pertamakali muncul pada tahun 1991. Maksud dari Tim ketika membuat website adalah untuk mempermudah tukar menukar dan memperbarui informasi kepada sesama peneliti di tempat dia bekerja. Pada tanggal 30 April 1993, CERN (tempat dimana Tim bekerja) menginformasikan bahwa WWW dapat digunakan secara gratis oleh semua orang.
      Sebuah website bisa berupa hasil kerja dari perorangan atau individu, atau menunjukkan kepemilikan dari sebuah organisasi, perusahaan, dan biasanya website itu menujukkan beberapa topik khusus, atau kepentingan tertentu. Sebuah website bisa berisi hyperlink (pranala) yang menghubungkan ke website lain, jadi, kadangkala perbedaan antara website yang dibuat oleh individu perseorangan dengan website yang dibuat oleh organisasi bisnis bisa saja tidak kentara.
      Website ditulis, atau secara dinamik di konversi menjadi HTML dan diakses melalui sebuah program software yang biasa disebut dengan web browser, yang dikenal juga dengan HTTP Client. Halaman web dapat dilihat atau diakses melalui jaringan komputer dan internet, perangkatnya bisa saja berupa komputer pribadi, laptop, PDA ataupun telepon selular.
       Sebuah website dibuat di dalam sebuah sistem komputer yang dikenal dengan server web, juga disebut HTTP Server, dan pengertian ini juga bisa menunjuk pada software yang dipakai untuk menjalankan sistem ini, yang kemudian menerima lalu mengirimkan halaman-halaman yang diperlukan untuk merespon permintaan dari pengguna. Apache adalah piranti lunak yang biasa digunakan dalam sebuah webserver, kemudian setelah itu adalah Microsoft Internet Information Services (IIS).

E.     Jenis – jenis Website
     Sebuah Website statik, adalah salah satu bentuk website yang isi di dalam website tersebut tidak dimaksudkan untuk di update secara berkala, dan biasanya di maintain secara manual oleh beberapa orang yang menggunakan software editor.Ada3 tipe kategori software editor yang biasa dipakai untuk tujuan maintaining ini, mereka adalah :
1.      Elemen 1 Penyunting teks. Contohnya adalah Notepad atau TextEdit, dimana HTML diubah di dalam   program editor tersebut.
2.      Elemen 2 WYSIWYG editor. Contohnya Microsoft Frontpage dan Macromedia Dreamweaver, dimana situs di edit menggunakan GUI (Graphical User Interface) dan format HTML ini secara otomatis di generate oleh editor ini.
3.      Elemen 3 Editor yang sudah memiliki templat, contohnya Rapidweaver dan iWeb, dimana, editor ini membolehkan user untuk membuat dan mengupdate websitenya langsung ke server web secara cepat, tanpa harus mengetahui apapun tentang HTML. Mereka dapat memilih templat yang sesuai dengan keinginan mereka, menambah gambar atau obyek, mengisinya dengan tulisan, dan dengan sekejap mereka sudah dapat membuat situs web tanpa harus melihat sama sekali kode-kode HTML.

     Sebuah website dynamic adalah website yang secara berkala, informasi di dalamnya berubah, atau website ini bisa berhubungan dengan user dengan berbagai macam cara atau metode (HTTP cookies atau Variabel Database, sejarah kunjungan, variabel sesi dan lain-lain) bisa juga dengan cara interaksi langsung menggunakan form dan pergerakan mouse. Ketika web server menerima permintaan dari user untuk memberikan halaman tertentu, maka halaman tersebut akan secara otomatis di ambil dari media penyimpanan sebagai respon dari permintaan yang diminta oleh user. Sebuah situs dapat menampilkan dialog yang sedang berlangsung di antara dua user, memantau perubahan situasi, atau menyediakan informasi yang berkaitan dengan sang user.
      Ada banyak jenis sistem software yang dapat dipakai untuk meng-generate Dynamic Web System dan Situs Dynamic, beberapa di antaranya adalah ColdFusion (CFM), Active Server Pages (ASP), Java Server Pages (JSP) dan PHP, bahasa program yang mampu untuk meng-generate Dynamic Web System dan Situs Dinamis. Situs juga bisa termasuk di dalamnya berisi informasi yang diambil dari satu atau lebih database atau bisa juga menggunakan teknologi berbasis XML, contohnya adalah RSS. Isi situs yang statis juga secara periodik di generate, atau, apabila ada keadaan dimana dia butuh untuk dikembalikan kepada keadaan semula, maka dia akan di generate, hal ini untuk menghindari kinerjanya supaya tetap terjaga.
      Plugin tersedia untuk menambah banyaknya feature dan kemampuan dari web browser, dimana, plugin ini dipakai untuk membuka content yang biasanya berupa cuplikan dari gambar bergerak (active content) contohnya adalah Flash, Shockwave atau applets yang ditulis dalam bahasa JAVA. Dynamic HTML juga menyediakan untuk user supaya dia bisa secara interaktif dan realtime, meng-update di web page tersebut (catatan; halaman yang diubah, tak perlu di load atau di reloaded agar perubahannya dapat dilihat), biasanya perubahan yang dilakukan mereka memakai DOM dan Javascript yang sudah tersedia pada semua Web Browser sekarang ini.
      Seperti yang tertulis di atas, di luarsana ada beberapa perbedaan dalam penulisan dari terminologi website. Walaupun ¨Website¨ sudah secara umum dipakai, namun untuk Associated Press Stylebook, Reuters, Microsoft, Academia, dan kamus-kamus yang ada, penulisan yang mereka pakai adalah dengan menggunakan 2 kata, yaitu Web site. Hal ini karena ¨Web¨ bukanlah terminilogi umum, namun kependekan dari World Wide Web.



F.     Pentingnya Internet dan Website bagi Pendidikan
Kemajuan teknologi dan informasi merupakan salah satu perkembangan dari simulasi dan teknologi di bidang pendidikan. Pada kenyataannya, perkembangan peradaban dunialah yang memberikan banyak akses terjadinya perubahan pola kehidupan masyarakat dalam berbagai bidang. Kondisi tersebut memicu perubahan dalam sistem pembelajaran atau pendidikan. Yaitu berbagai upaya untuk melepaskan dunia pendidikan dari metode pembelajaran yang cenderung memaksa peserta didik untuk mengikuti pembelajaran yang semakin hari semakin tidak menarik dan membosankan. 
          Oleh karena itu, dunia pendidikan dituntut untuk mengikuti alur perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang saat ini semakin berkembang pesat, karena pendidikan yang tetap berkutat pada kurikulum yang kaku hanya akan menjadikan peserta didik terlambat mengikuti kemajuan teknologi yang semakin tak terbendung saat ini. 
          Dengan pemanfaatan teknologi di dunia pendidikan, diharapkan mampu membuat atau menghasilkan metode pembelajaran yang lebih canggih dan lebih proaktif, sehingga semakin membantu proses belajar mengajar supaya menjadi lebih berkualitas. 
          Pesatnya kemajuan teknologi dalam kehidupan masyarakat, telah menjadikan semua persoalan dapat ditangani secara mudah dan cepat, melalui sistem yang berbasiskan teknologi. Saat ini pembelajaran yang berbasis komputer sudah menjadi salah satu teknik tercanggih, bahkan dalam urusan di dalam kehidupan manusia sekalipun. Tak terkecuali di dalam dunia pendidikan. 
          Dalam dunia pendidikan, komputer dirancang dan dimanfaatkan sebagai model pembelajaran berbasis teknologi menggunakan berbagai macam software yang berisi muatan-muatan mata pelajaran dengan berbagai macam istilah seperti: Computer Assisted Intsruction (CAI) atau “Pembelajaran dengan Bantuan (Media) Komputer”, Computer Based Education (CBE), ICT, Computer Based Training (CBT), Computer Based Instruction (CBI), Distance Learning, Distance Education, Cybernetic Learning Environment (CLE), Desktop Video Conferencing, Integrated Learning System (ILS), Learner-Cemterted Classroom (LCC), Teleconferencing, WBT (Web-Based Training), dan lain-lain. Semua istilah tersebut merupakan sistem pembelajaran yang mengandalkan pemanfaatan teknologi. Hal ini juga mengingatkan beberapa kelebihan yang dimiliki komputer, antara lain: 
1.      Dapat menyimpan data dalam jumlah besar. 
2.      Menghitung dengan cepat dan tepat. 
3.      Melakukan pekerjaan berulang-ulang kali. 
4.      Menampilkan bentuk grafik, bagan, gambar yang dipandu dengan data numerik, atau dengan proses       logika, dan sebagainya. 
5.      Menampilkan kembali data, informasi yang telah direkam sesuai dengan keinginan dan kebutuhan pendidik. 
Melihat kondisi pembelajaran saat ini, jelas terlihat bahwa teknologi kumputer dapat dirancang dan dimanfaatkan di dalam aktifitas pembelajaran. Pendekatan pembelajaran melalui teknologi komputer ini dapat berbentuk: 
1.      Bentuk belajar model, yaitu peserta didik belajar melalui latihan yang diulang-ulang sehingga dapat meningkatkan kemampuan dan ketrampilan tertentu. 
2.      Bentuk belajar simulasi, yaitu belajar peniruan kenyataan yang diabstraksikan dan dapat dilihat melalui layar monitor, misalnya pada permainan olah raga dan ketrampilan. 
3.      Bentuk belajar permainan, dimana peserta didik dilibatkan dalam bentuk permainan, misalnya pelajaran olah raga permainan, sosio-drama, sosiologi. 
4.      Bentuk pembelajaran tutorial, yaitu pembelajaran dengan sistem modul, dalam hal ini komputer akan menampilkan informasi-informasi yang perlu diketahui dan dipahami serta direspon oleh peserta didik. 
5.      Bentuk pembelajaran jenis tes, yaitu peserta didik menyampaikan permasalahan yang sudah dikuasai dan belum dikuasai, sehingga ada umpan balik dalam rangka memperbaiki proses pembelajaran selanjutnya. 
         Dengan demikian, jelas terlihat bahwa teknologi komputer dalam proses pembelajaran sangat berperan penting sebagai alat bantu atau bias disebut simulasi bagi para guru dalam menyampaikan materi pembelajaran kepada peserta didik. 

G.    Manfaat Internet  sebagai media pendidikan
Internet merupakan sumber belajar alternatif yang cukup efektif dan efisien. Selama ini yang umum dikenal sebagai sumber belajar adalah buku dan guru. Padahal, semakin lama sumber belajar tradisional ini semakin terbatas, baik jumlah maupun distribusi. Salah satu cara penanggulanganya yaitu dengan penggunaan internet sebagai sumber informasi.
Dalam hal ini internet bisa menjadi sarana yang sifatnya lebih untuk melengkapi. Bukan menggantikan peran guru secara keseluruhan. Pemanfaatan sumber belajar menggunakan alat bantu berbasis teknologi dengan media elektronik saat ini sangat umum digunakan di kalangan pendidikan. Misalnya, penyebaran ilmu pengetahuan melalui pemutaran sebuah program pelajaran atau film edukasi dari sebuah kaset video, juga penggunaan media audio seperti kaset. Hingga penggunaan media proyeksi dengan alat bantu komputer. Semua media ini fungsinya hampir sama dengan buku, yaitu program yang dijalankan untuk menambah pengetahuan. Namun bedanya visualisasi pada buku sangat kurang dan tidak semenarik jika dibandingkan dengan visualisasi yang ditampilkan media elektronik. Media komputer berbasis internet menjadi sumber belajar acuan yang cukup digemari sekarang ini. Selain berfungsi sebagai sumber informasi, melalui situs-situs yang menyediakan beragam materi, internet juga bisa digunakan sebagai media diskusi ilmiah online. Dengan internet, diskusi yang dilaksanakan dapat berlangsung kapan saja, dimana saja, dan oleh siapa saja.

Berikut adalah beberapa manfaat penggunaan internet:
1.      Kemudahan dalam mencari informasi sebagai bahan belajar siswa
2.      Kemudahan mendapatkan sumber yang lengkap
3.      Aktifitas belajar meningkat
4.      Adanya standarisasi pembelajaran
Jika keterbatasan akan sumber belajar tradisional menjadi kendala pemerataan kualitas pendidikan, sumber referensi pengetahuan lain harus dicari. Untuk itu, Internet bisa menjadi sumber alternatif belajar siswa. Kendala jarak, waktu, dan lokasi telah dinihilkan dengan adanya internet. Selain itu keragaman jenis informasi yang terdapat di dalamnya kadang melebihi pengetahuan seorang guru atau buku.
H.    Manfaat Website bagi Pelajar
Dewasa ini penggunaan internet di masyarakat semakin luas dan berasal dari semua kalangan. Jika dulu internet lebih banyak dimanfaatkan untuk kepentingan bisnis, saat ini internet juga banyak digunakan untuk mengakses informasi hiburan dan media sosial. Penggunanya pun semakin beragam, mulai dari kalangan dewasa hingga remaja bahkan anak-anak. Tidak terkecuali pelajar, yang bisa disebut sebagai golongan yang “melek teknologi”, karena memiliki usia yang tergolong muda dan rasa ingin tahu yang besar. Dampaknya pun bisa beragam, disamping manfaat negatif dari penggunaan internet, terdapat banyak juga manfaat internet bagi pelajar.
Pemuda merupakan ujung tumbak sebuah bangsa, begitulah bunyi sebuah pepatah. Jika pemuda saja sudah merupakan ujung tombak, apalagi dengan pemuda yang terpelajar, tentu bisa lebih hebat dari sekedar pemuda biasa. Pelajar merupakan cikal bakal pemimpin, golongan yang memiliki pengetahuan, dan yang lebih penting, memiliki etika dan integritas diri sebagai seseorang yang terpelajar.
Dengan arus teknologi dan informasi yang belakangan ini semakin terbuka, informasi dapat dengan mudah diakses oleh siapapun, termasuk para pelajar. Melalui internet, pelajar bisa mendapatkan berbagai manfaat dan pengetahuan yang belum mereka ketahui sebalumnya. Tapi melalui internet pula, dampak negatif seperti pornografi bisa diakses tanpa sepengetahuan orang tua. Beberapa manfaat internet untuk pelajar diantaranya :
  • Mempermudah dalam mencari referensi pelajaran
Pelajar zaman dahulu mungkin bisa sedikit iri jika melihat kemudahan pelajar saat ini dalam mencari materi seperti silabus pelajaran ataupun materi untuk tugas mereka. Jika zaman dahulu perpustakaan dan buku merupakan satu-satunya sumber referensi dan pengetahuan untuk mencari bahan materi pelajaran, saat ini cukup dengan mengakses internet baik melalui komputer maupun telefon genggam maka informasi yang dicari pun bisa didapat dengan mudah.
  • Memperluas wawasan pelajar
Melimpahnya informasi yang tersedia di internet menjadikan internet sebagai dunia dengan sejuta informasi. Pelajar pun bisa memanfaatkan kondisi ini dengan membaca beragam informasi yang belum pernah diketahui sebelumnya. Banyak hal baru yang diunggah ke internet setiap harinya dan bebas diakses oleh siapapun. Pelajar tinggal memilih saja mana bacaan yang paling tepat untuk dirinya, tentu juga harus dilandasi dengan penggunaan internet sehat dan positif.
  • Sebagai sarana komunikasi
Melalui media internet pelajar bisa bertukar informasi mengenai pelajaran mereka dengan cepat dan tanpa mengenal jarak. Berbagi pengetahuan dengan pelajar asing pun tidak menjadi masalah karena pelajar bisa menggunakan fasilitas pesan elektronik (e-mail) maupun video chat yang memungkinkan percakapan jarak jauh melalui video.
I.       Website Sebagai Sumber Informasi
Website merupakan salah satu kebutuhan penting bagi masyarakat Indonesia saat ini. Kebutuhan akan informasi dan pengetahuan yang dapat diperoleh dari internet merupakan salah satu kebutuhan sehari hari. Selain sebagai sarana media sosial, internet memiliki fungsi yang penting untuk mendapatkan informasi-informasi yang dibutuhkan dengan cara yang mudah.
Perkembangan internet di Indonesia bisa dibilang sangat pesat. Masyarakat yang mulai melek internet, kini menjadikan internet sebagai kebutuhan sehari-harinya. Bahkan kini ibu-ibu rumah tangga memerlukan Internet Rumah dalam kesehariannya. Mulai dari mencari informasi tentang kesehatan anak, resep masakan, berbelanja online, bahkan sampai melakukan bisnis online.
Website sebagai sarana informasi yang dapat digunakan untuk bahan belajar. Bagi para pelajar atau seseorang yang sedang mendalami sesuatu pengetahuan dapat menggunakan internet sebagai sumber informasi. Kehadiran internet juga membantu dalam kemajuan teknologi yang ada. Dengan internet kita mendapatkan informasi tentang teknologi yang sedang berkembang saat kini, bahkan kita dapat mempelajari dan mengembangkan teknologi tersebut dengan informasi yang tersedia di internet.
Kini Website  dapat disebut sebagai sumber ilmu selain buku. Sumber Artikel Informasi yang beragam dapat kita temukan dengan mudah dari internet. Berbagai pengetahuan dan informasi dapat kita gunakan sebagai sarana belajar dari internet. Namun, ada hal yang perlu diperhatikan dari kemudahan internet. Kita harus dapat menggunakan dengan bijak dari penggunaan internet, karena banyak juga hal-hal negatif yang dapat kita temukan dari internet.


BAB III
PENUTUP

A.    Kesimpulan
Website adalah sebagai kumpulan halaman-halaman yang digunakan untuk menampilkan informasi teks, gambar diam atau gerak, animasi, suara, dan atau gabungan dari semuanya itu baik yang bersifat statis maupun dinamis yang membentuk satu rangkaian bangunan yang saling terkait dimana masing-masing dihubungkan dengan jaringan-jaringan halaman (hyperlink).

Manfaatnya yang diperoleh ilmu akan terus berkembang apabila selalu di-share ke sesama orang yang membutuhkan ,Meningkatkan harga diri , Mempunyai potensi teman lebih banyak.
Powered by Blogger.